HAMPIR semua dari kita memiliki jago. Atau tepatnya tokoh favorit. Saat nonton film, bola, atau balap motor. Sebelum pertandingan, mereka kita elu-elukan. Bahkan kita “adu” dengan jago yang lain. Tidak jarang dengan taruhan. Mulai dari traktiran sampai nominal uang (baca: judi). Homo ludens. Manusia adalah makhluk bermain. Meski tidak pernah terpikirkan, apa sumbangsih kita pada para jago yang kita elus-elus. (lagi…)
REFLEKSI
Arsip Tulisan untuk Kategori ini
Oktober 23, 2006
BERPUASALAH kamu saat melihat bulan. Dan berbukalah kamu saat melihat bulan. Bila bulan tak terlihat olehmu pada hari ke-29, genapkanlah puasamu hingga 30 hari. Begitu lebih kurang redaksi hadist Nabi. Jelas dalam hadist, bahwa untuk menetapkan waktu awal Ramadhan dan awal Syawal adalah dengan cara “melihat bulan” (ru’yah). Bukan menghitung umur bulan (hisab). Tetapi mengapa penetapan Hari Raya Idul Fitri selalu berbeda?